Cepuri Parangkusumo, Spot Mistis nan Ikonik di Selatan Jogja

Akurat.co, Jogja - Pantai Parangkusumo enggak cuma soal pasir luas dan ombak khas laut selatan.
Di sisi utara pantai ini, berdiri satu tempat yang punya aura berbeda, Cepuri Parangkusumo.
Lokasinya enggak jauh dari bibir pantai, tapi suasananya langsung berubah begitu kamu masuk ke area ini.
Bangunan ini kelihatan sederhana, berupa pagar batu yang mengelilingi dua batu hitam yang disebut watu gilang.
Disadur dari Jogja Prov pada Rabu, 11 Juni 2025, yang besar namanya Selo Ageng, yang kecil disebut Selo Sengker.
Ukuran pagarnya sekitar 16 meter, dengan gapura menghadap ke arah laut selatan.
Enggak heran sih, karena tempat ini dipercaya sebagai titik pertemuan antara Panembahan Senopati, raja Mataram pertama dan Ratu Kidul.
Cepuri Parangkusumo juga jadi lokasi utama buat Upacara Labuhan yang digelar rutin tiap tahun oleh Keraton Yogyakarta.
Di sinilah sesajen dan persembahan dikirim ke laut sebagai bentuk penghormatan dan spiritualitas.
Uniknya, tempat ini enggak pernah sepi, terutama tiap malam Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon.
Banyak peziarah datang, ada yang buat doa, semedi, atau sekadar ngalap berkah. Aura mistisnya kerasa, tapi tetap damai.
Buat kamu yang lagi main ke Parangkusumo, mampir sebentar ke Cepuri bisa jadi pengalaman beda.
Enggak cuma wisata alam, kamu juga bisa ngintip sisi budaya dan spiritual Jawa yang masih kental banget di sini.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









