Jogja

5 Fakta Unik Malioboro Jogja yang Jarang Diketahui Wisatawan

Yudi Permana | 19 Juni 2025, 09:00 WIB
5 Fakta Unik Malioboro Jogja yang Jarang Diketahui Wisatawan

Akurat.co, Jogja - Malioboro udah jadi ikon wajib kalau lagi main ke Jogja. Tapi di balik ramainya pedagang kaki lima, suara angklung, dan lalu-lalang becak, ada beberapa hal unik yang jarang disadari banyak orang.

1. Nama Malioboro Bukan dari Bahasa Jawa

Disadur dari web resmi Jogja Prov pada Kamis, 19 Juni 2025, asal nama Malioboro sendiri berasal dari bahasa sansekerta malyabhara yang berarti karangan bunga.

Baca Juga: Lewat Concat Jangan Lupa Mampir Makan di Nasi Telur Bahagia

Beberapa ahli ada juga yang berpendapat asal kata nama Malioboro berasal dari nama seorang kolonial Inggris yang bernama Marlborough yang pernah tinggal di Jogja pada tahun 1811- 1816 M.

2. Jalur Sakral dari Keraton sampai Merapi

Malioboro ternyata masuk dalam garis lurus imajiner antara Gunung Merapi, Keraton Yogyakarta, dan Laut Selatan.

Jalur ini punya makna filosofis yang kuat tentang keseimbangan alam, manusia, dan spiritual.

Baca Juga: Kapan Hari Jadi Bantul dan Ada Acara Apa Saja Tahun Ini?

3. Pernah Jadi Tempat Markas Pejuang

Di masa agresi militer Belanda, Malioboro sempat jadi markas gerilya. Lorong-lorong kecil di sekitar jalan ini dulunya jadi jalur persembunyian para pejuang kemerdekaan.

4. Ada Terowongan Rahasia ke Benteng Vredeburg

Konon, ada jalur bawah tanah dari sekitar Malioboro ke Benteng Vredeburg. Meski belum semua terbukti, cerita ini bikin Malioboro makin mistis dan penuh misteri.

5. Dulunya Jalan Elit Kolonial

Zaman dulu, Malioboro adalah kawasan elite tempat nongkrong orang Belanda dan bangsawan. Toko-toko jadul yang masih bertahan jadi saksi hidup masa lalu kota ini.

Baca Juga: Jelang Hari Jadi Bantul ke-194, Pemkab: Ini Momen Pelestarian Budaya

Malioboro bukan cuma tentang belanja dan kuliner. Di balik keramaiannya, banyak cerita dan fakta menarik yang layak dikulik lebih dalam.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.