Jogja

5 Fakta Menarik Masjid di Sleman Beli Singkong 10 Ton dari Petani Gunungkidul

M. Mubin Wibawa | 13 Agustus 2025, 07:18 WIB
5 Fakta Menarik Masjid di Sleman Beli Singkong 10 Ton dari Petani Gunungkidul

Akurat.co,Jogja-Sebuah masjid di daerah Sleman, Yogyakarta, berhasil membeli dan mengumpulkan singkong sebanyak 10 ton dari petani Gunungkidul.

Gerakan tersebut berawal dari keprihatinan hasil panen petani Gunungkidul dibeli murah.

Sejumlah fakta menarik tersaji dari gerakan tersebut. Apa saja?

Baca Juga: Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Sleman, Salurkan Dana Rp 4,89 M Untuk Warga Kurang Mampu


1. Berawal dari harga murah, Rp500 per kg

Gerakan ini berasal dari keprihatinan harga singkong di tingkat petani dihargai bahkan hanya Rp500 per kilogram (kg).

Padahal para petani sudah berjuang merawat tanamannya selama kurang lebih tiga bulan. Tapi hasilnya malah mengecewakan.

2. Dikeringkan jadi gaplek, harganya tetap murah

Bahkan setelah dikeringkan jadi gaplek, harganya juga tetap rendah. Hanya dihargai Rp1.500 per kg. Sama sekali tak menutup kebutuhan atau biaya yang sudah dikeluarkan.

3. Singkong pun busuk

Karena tak terserap penjualannya, singkong tersebut pun jadi busuk. Petani dilema, dijual murah sekali. Tidak dijual malah jadi busuk.

4. Gerakan membeli singkong

Masjid Nurul Ashri yang ada di wilayah Sleman, Yogyakarta, akhirnya melakukan gerakan sosial.

Mengajak jemaah dan masyarakat membeli singkong dari petani Gunungkidul seharha Rp3.000 per kg.

Ajakan ini ternyata mendapat sambutan luar biasa. Sampai akhirnya terkumpul 10 ton singkong yang berasal dari pembelian jemaah dan warga.

Baca Juga: Dukung Masyarakat Tanggung Hadapi Bencana, Komisi A DPRD DIY Bantu Ini

5. Singkong dibagikan gratis

Singkong tersebut dibagikan gratis kepada siapa saja yang membutuhkan.

"Bebas untuk siapapun di area Jogja dan untuk kegiatan apapun. Lumayan kan bisa hemat untuk dana 17 agustusan," begitu keterangan di Instagram resmi Masjid Nurul Ashri.

Ternyata dari gerakan tersebut, terkuak fakta kalau kondisi tersebut tak hanya dialami petani singkong Gunungkidul.

Tapi, hampir seluruh petani singkong di Tanah Air merasakan murahnya harga dari petani.

Bukan cuma singkong ternyata, harga-harga produk pertanian, seperti sayuran juga dihargai murah. Hanya sekitar Rp500-Rp1000 saja per kg.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.