Beasiswa Sleman Pintar, Upaya Pemkab Putus Rantai Kemiskinan

Akurat.co, Jogja - Pendidikan diyakini masih jadi salah satu pintu untuk memutus mata rantai kemiskinan.
Hal itu pula yang melatarbelakangi Pemerintah Sleman kembali menggulirkan program beasiswa Sleman pintar.
Tak tanggung-tanggung, total dana yang akan digelontorkan mencapai Rp 20 miliar yang diambilkan dari APBD.
Karena dana dari APBD, tentu saja program ini diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu namun ada keterbatasan ekonomi untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.
Baca Juga: Di Luar Prediksi BMKG, Tak Bisa Rakit Kipas Mahasiswa di Jogja Minta Tolong Petugas Damkar
"Program beasiswa ini tidak hanya dimaksudkan sebagai bantuan biaya pendidikan. Tetapi juga wujud nyata keberpihakan Pemkab Sleman terhadap peningkatan kualitas generasi muda," ungkap Bupati Sleman, Harda Kiswaya.
Beasiswa Sleman Pintar ini bukan program baru, karena telah dimulai sejak 2022 lalu. Sejak 2022 hingga 2025, setidaknya sudah ada 800 warga Sleman yang memanfaatkan beasiswa ini.
Beberapa kampus yang telah menjalin kerjasama antara lain, Universitas Amikom Yogyakarta, Universitas Aisyiyah, Universitas Teknologi Yogyakarta, Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang dan Sekolah Tinggi Transportasi Darat Bekasi.
Harda menilai, keberhasilan program beasiswa ini merupakan representasi dari sinergi yang baik antara Pemkab Sleman dengan sejumlah perguruan tinggi dan mitra perusahaan di wilayah Sleman.
Baca Juga: Mahasiswa UGM Sulap Limbah Kotoran jadi Suplemen Pakan Ayam Petelur
Berdasarkan hal tersebut, Harda juga mengajak perguruan tinggi di wilayah Kabupaten Sleman untuk ikut bersinergi dan menyukseskan program tersebut.
"Kami mengundang perguruan tinggi di Sleman baik PTN dan PTS maupun perusahaan menjadi bagian dalam pelaksanaan program ini melalui skema Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) untuk bersama-sama mendukung keberlanjutan program Beasiswa Sleman Pintar," ujar Harda.
Skema beasiswa yang ditawarkan menurut Kepala Bagian Pemerintahan Kabupaten Sleman Harsowasono, terdiri dari beberapa jenis.
Pertama, Beasiswa Sleman Pintar Plus Plus berupa sharing pembiayaan antara Pemkab, mitra perusahaan dan perguruan tinggi.
Kedua, Beasiswa Sleman Pintar Reguler di PTN yang menanggung penuh biaya pendidikan (UKT) selama delapan semester.
Ketiga, beasiswa berbasis CSR dari mitra perusahaan dan yayasan, yang telah terealisasi melalui beberapa kampus mitra di Sleman.
Kedepan sudah ada 12 kampus lain yang siap menjalin kerjasama dalam program ini.
Universitas Madani, STIE API Yogyakarta, STIKES YKY, UII, AKPARYO, Universitas Widya Mataram, Sekolah Tinggi Maritim Yogyakarta, STBA LIA, STIE YKPN, UPN 'Veteran' Yogyakarta, AFY dan UKRIM.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Yayasan Slamet Riyadi Yogyakarta Tegaskan Pemberhentian Seorang Dosen Telah Melalui Prosedur
- 2Mahasiswa FTI UAJY Tuangkan Kisah dari Mata Kuliah Masyarakat Digital dalam Bentuk Buku
- 3Mengenal GIK UGM, Lokasi Diskusi Wamentan Sudaryono dan Budiman Sudjatmiko yang Berujung Ricuh
- 45 Fakta Menarik Mukmin Juara SUCI 12, Alumni UMY yang Sempat jadi Marbot
- 5BPBD Sleman dan Tim Ahli Pastikan, Teror Kebakaran di Kasuran Seyegan Bukan Karena Gas Alam
- 6Soal Insiden Diskusi di UGM, Sudaryono: Pantang Kabur, Kami Datang untuk Berdialog
- 7SPMB SMP Kota Jogja Sediakan 3.584 Kursi
- 8Unit Layanan Disabilitas UAJY Raih Pendanaan dari Kemdiktisaintek
- 95 Fakta Menarik Mukmin Juara SUCI 12, Alumni UMY yang Sempat jadi Marbot
- 10SPMB SMP Kota Jogja Sediakan 3.584 Kursi







