Bupati Sleman Respon Terkait Munculnya Surat Permintaan SPPG Untuk Rahasiakan Jika Ada Keracunan MBG

Akurat.co, Jogja - Baru-baru ini muncul surat perjanjian terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (BMG) di Kabupaten Sleman.
Terdapat tujuh poin dalam surat perjanjian antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan pemerinta manfaat.
Dan point ketujuh atau terakhir yang dianggap kontroversi. Berikut isinya :
"Apabila terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) seperti dugaan keracunan, ketidaklengkapan paket makanan atau masalah serius lainnya, PIHAK KEdua berkomitmen untuk menjaga kerahasiaan informasi hingga PIHAK PERTAMA menemukan solusi terbaik dalam menyelesaikan masalah tersebut. Kedua belah pihak saling berkomunikasi dan bekerja sama dengan mencari solusi terbaik demi kelangsungan program ini."
Baca Juga: Viral Ompreng MBG Disebut Tak Halal dan Kandung Babi, Pakar UGM Ungkap Cara Mengujinya
Menanggapi hal tersebut Bupati Sleman Harda Kiswaya angkat bicara. Pihaknya mengaku tidak tahu menahu.
"Saya nggak ngerti. Karena saya tidak pernah diajak bicara. Kemarin saya sampaikan ke BGN yang ke kantor (Pemkab Sleman) tak undang itu mbok ayo diperbaiki sama-sama," katanya, Minggu (21/09/2025).
Bupati menilai, MBG ini harus jadi perhatian bersama. Baik di pusat maupun daerah.
Untuk itu saat dimintai tanggapan mengenai isi surat perjanjian tersebut, bupati juga belum bisa berkomentar banyak.
"Mau menanggapi bagaimana juga tidak tahu. Lha bentuk dan isinya seperti apa juga tidak tahu," ungkapnya.
Baca Juga: Bupati Sleman Desak Evaluasi Penyedia MBG yang Lalai
Meski demikian, bupati menilai jika MBG tetap harus dievaluasi.
"Menurut saya nggak baik. Evaluasi itu bisa dari masyarakat, bisa dari organisasinya yang dibentuk melalui unit-unitnya. Dan kalau menurut saya kalau (evaluasi) dari masyarakat itu murni, tanpa ada tendensi. Ya kita harus mengakui ada kelemahan yang harus diperbaiki," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









