Belasan Pohon di Sleman Tumbang Akibat Hujan dan Angin Kencang

Akurat.co, Jogja - Hujan disertai angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sleman mengakibatkan puluhan pohon tumbang, Sabtu (20/12/2025).
Selain itu atap rumah warga di Kapanewon Tempel juga beterbangan. Di Pakem, ada sebuah gazebo juga roboh.
"Setidaknya ada lima kapanewon yang melaporkan terdampak hujan dan angin kencang. Pakem, Sleman, Turi, Ngaglik dan Tempel," kata Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman Haris Martapa dalam siaran tertulisnya.
Dari lima wilayah tersebut, paling banyak terjadi di Kapanewon Pakem dengan 17 titik. Pohon tumbang ada yang menutup akses jalan, memutus jaringan listrik, akses internet, menimpa rumah hingga merobohkan gazebo.
Baca Juga: Sektor Pertanian, Peternakan, hingga Pariwisata Rentan Terdampak Siklon Tropis
"Sejumlah genteng dan asbes milik warga juga dilaporkan peterbangan," ungkapnya.
Tiga rumah di Kendal Bangunkerto Turi juga dilaporkan tertimpa pohon tumbang. Di Pancoh Girikerto Turi, Pohon tumbang menutup akses jalan.
Di Tegal Domban Trimulyo Sleman, pohon tumbang menimpa jaringan listrik hingga kabelnya terkelupas.
Beberapa sudah langsung dilakukan penanganan saat itu juga. Namun ada yang belum, karena sudah gelap.
Baca Juga: Dosen FK UMY Ingatkan Bahaya Diabetes MODY yang Intai Anak Muda, Apa Itu?
Terkait cuaca ekstrem tersebut, beberapa kali BPBD Sleman telah mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap beberapa bencana.
Bagi masyarakat yang memiliki pohon sudah tua dan rimbun, dapat dipangkas daun atau rantingnya. Tujuannya, ketika ada angin kencang akarnya masih kuat dan tidak mudah tumbang.
Hal yang harus diantisipasi masyarakat saat ini adalah banjir. Bisa dilakukan gotong royong dengan membersihkan gorong-gorong dari sumbatan sampah.
“Hal yang tidak kalah penting, jangan membuang sampah di sungai. Karena itu bisa menutup saluran air,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









