Jogja

Tinjau Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Bantul, Menteri KKP: Beri Dampak ke Pertumbuhan Ekonomi

Yudi Permana | 5 Januari 2026, 08:05 WIB
Tinjau Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Bantul, Menteri KKP: Beri Dampak ke Pertumbuhan Ekonomi

Akurat.co,Jogja-Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono meninjau pembangunan ke Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Poncosari, Kabupaten Bantul.

Dalam kesempatan tersebut, Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan bahwa pembangunan KNMP ditargetkan segera rampung.

Ia meyakini ke depan KNMP Poncosari akan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bantul.

Baca Juga: Mancing Gurita, Perahu Nelayan Terhantam Ombak di Pantai Gesing Gunungkidul, 1 ABK Hilang

“Kita targetkan di Januari ini harus sudah bisa selesai. Lalu ini akan jadi model, sama seperti yang kita bangun 18 bulan lalu di Biak.

Di sana hasilnya cukup bagus ya, kemudian produktivitasnya meningkat sampai 121%,” ungkap Trenggono pada Jumat (2/1/2026) kemarin, dikutip dari laman resmi Pemkab Bantul.

Kunjungan ke Poncosari merupakan bagian dari rangkaian agenda Menteri KKP meninjau pengembangan KNMP di sejumlah daerah termasuk Tuban, Purworejo, Cirebon, dan Pati.

Program ini dirancang sebagai model kampung nelayan terpadu yang mengintegrasikan fasilitas produksi, pengolahan, hingga distribusi hasil tangkapan guna meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menjelaskan bahwa konsep KNMP dirancang untuk menjawab berbagai kebutuhan nelayan dalam satu kawasan.

“Kampung nelayan ini mengintegrasikan segala kebutuhan nelayan. Maka ekosistem nelayan ini bisa lebih bergerak karena ada fasilitas yang memadai,” ujarnya.

Baca Juga: Nelayan di Jogja Butuh Lebih Banyak Lagi Armada Kapal Besar, Ini Respons Sri Sultan HB X

Ketua Kelompok Nelayan Pantai Kuwaru, Ponijo, menyampaikan harapan nelayan terhadap keberadaan KNMP.

“Yang paling diinginkan nelayan yaitu yang pertama hasil dari semua tangkapan nelayan yang ada di sini itu bisa ter-cover semua atau bisa diperlancar, dipermudah dari segi produksinya kemudian cara penyimpanannya, karena sudah ada pabrik es yang ada di sini,” katanya.

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.