Cuaca Ekstrem Bakal Membayangi Momen Lebaran 2026, BPBD Sleman Siagakan Posko 24 Jam

Akurat.co, Jogja - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman mulai melakukan persiapan jelang arus Idul Fitri 1447 H.
Mengingat berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY, cuaca ekstrem masih akan mengintai suasana lebaran 2026.
Posko BPBD yang berada di Posko Utama Pakem Jalan Kaliurang Pakembinangun Pakem Sleman akan siaga selama 24 jam.
Nantinya Posko Utama Pakem akan berkoordinasi dengan posko lebaran mulai tanggal 15 - 24 Maret 2026.
Baca Juga: Tingkat Kegemaran Membaca di Kabupaten Sleman Menurun
"Posko akan beroperasi penuh untuk memantau situasi secara real-time," kata Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Haris Martapa, Kamis (05/03/2026).
Selain itu, BPBD juga akan mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang terbagi dalam beberapa shift guna menangani kejadian. Seperti pohon tumbang, banjir genangan, atau tanah longsor yang dapat menghambat jalur mudik.
Termasuk menyiagakan personil pusdalops sebagai pengendali operasi kedaruratan bencana. Untuk penguatan kesiapsiagaan wilayah, BPBD Sleman berkoordinasi dengan pemangku wilayah, unit operasional, unit pelaksana dan komunitas relawan untuk memastikan kesiapan personel, kesiapan sarana prasarana, serta mekanisme respons awal menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem.
Hal yang juga dilakukan pemerintah adalah edukasi dan peringatan dini kepada masyarakat. Pemkab Sleman mengintensifkan edukasi publik mengenai langkah antisipasi cuaca ekstrim.
Baca Juga: Disnaker Sleman Buka Posko THR, Pengusaha Diimbau Patuhi Kewajiban
Termasuk perilaku aman saat hujan lebat dan angin kencang serta pentingnya memantau informasi resmi.
"Bagi pemangku wilayah dan pengelola wisata dihimbau melakukan peninjauan dan peningkatan mitigasi struktural maupun non struktural. Seperti pemangkasan pohon berisiko tumbang, penguatan tebing rawan longsor, pengecekan jalur evakuasi dan titik kumpul, serta memastikan kesiapan personel siaga dan keamanan kawasan," jelas Haris.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Yayasan Slamet Riyadi Yogyakarta Tegaskan Pemberhentian Seorang Dosen Telah Melalui Prosedur
- 2Mahasiswa FTI UAJY Tuangkan Kisah dari Mata Kuliah Masyarakat Digital dalam Bentuk Buku
- 3Mengenal GIK UGM, Lokasi Diskusi Wamentan Sudaryono dan Budiman Sudjatmiko yang Berujung Ricuh
- 45 Fakta Menarik Mukmin Juara SUCI 12, Alumni UMY yang Sempat jadi Marbot
- 5BPBD Sleman dan Tim Ahli Pastikan, Teror Kebakaran di Kasuran Seyegan Bukan Karena Gas Alam
- 6Soal Insiden Diskusi di UGM, Sudaryono: Pantang Kabur, Kami Datang untuk Berdialog
- 7SPMB SMP Kota Jogja Sediakan 3.584 Kursi
- 8Unit Layanan Disabilitas UAJY Raih Pendanaan dari Kemdiktisaintek
- 95 Fakta Menarik Mukmin Juara SUCI 12, Alumni UMY yang Sempat jadi Marbot
- 10SPMB SMP Kota Jogja Sediakan 3.584 Kursi







