Kuatkan Wawasan Kebangsaan dan Cinta Tanah Air, Pemkab Sleman Kukuhkan Kader Bela Negara

Akurat.co, Jogja - Sebagai upaya untuk menumbuhkan kesadaran bela negara dan cinta tanah air, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mengukuhkan kader bela negara.
Ada 75 kader bela negara yang telah dikukuhkan. Dimana mereka nantinya memiliki tugas untuk menumbuhkan kesadaran bela negara di tengah masyarakat.
"Khususnya di era digital yang penuh dengan tantangan saat ini," kata Kepala Kesbangpol Sleman Samsul Bakri dalam pengukuhan kader bela negara di Balai Kalurahan Ambarketawang Gamping Sleman, Jumat (27/03/2026)
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat semakin memahami pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa.
Termasuk memiliki semangat untuk berkontribusi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Kami berharap nilai-nilai bela negara dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Serta mampu memperkokoh ketahanan nasional dari tingkat lokal," jelasnya.
Ke-75 kader bela negara tersebut dikukuhkan oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa.
Pengukuhan ini menjadi bagian dari rangkaian Pelatihan Dasar Bela Negara bagi perwakilan pamong kalurahan dan perwakilan masyarakat Kapanewon Gamping dan Mlati.
Baca Juga: Malioboro Masih Menjadi Tujuan Favorit, Kini Disebut Lebih Modern dan Tertata
Sebelum dikukuhkan, selama tiga hari mereka telah mengikuti pelatihan. Ini bertujuan untuk menanamkan dan menguatkan wawasan kebangsaan, cinta tanah air, serta nilai-nilai dasar bela negara kepada masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mengaktualisasikan semangat kebangsaan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari.
Menurut Wabup, Bela negara merupakan hak sekaligus kewajiban setiap warga negara untuk turut menjaga kedaulatan, keutuhan serta keselamatan bangsa dan negara.
Terlebih lagi di era digital saat ini, bentuk ancaman persatuan bangsa tak lagi menyerang fisik, namun juga berbentuk ujaran kebencian.
Baca Juga: Beda Pandangan Menkeu Purbaya vs Wali Kota Jogja soal Ramainya Pasar Beringharjo
“Hoax, ujaran kebencian, radikalisme serta berbagai upaya lainnya dapat memecah belah masyarakat melalui media digital. Oleh karena itu, semangat bela negara tetap terus diperkuat dan disesuaikan dengan perkembangan zaman,” jelas Danang.
Wabup Sleman berpesan kepada seluruh kader untuk menumbuhkan kesadaran dan semangat bela negara dari lingkup terkecil di keluarga, lingkungan sekolah dan masyarakat.
Untuk itu ia berharap, kader yang telah dikukuhkan menjadi garda terdepan untuk memperkuat semangat persatuan dan menjadi teladan dalam penggunaan media digital yang bijak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









