GKBRAA Paku Alam Definisikan Kartini Masa Kini, Seperti Apa?

Akurat.co,Jogja-TP PKK DIY, GKBRAA Paku Alam mendefinisikan kembali Kartini pada masa kini.
Hal tersebut disampaiannya saat menghadiri Simposium 'Perempuan Berdaya, Bebas HIV/AIDS, Kanker, dan Tuberkulosis'.
Sekaligus menyongsong seabad Kongres Perempuan Indonesia di Teras Malioboro II pada Jumat (10/04).
Menurutnya perempuan masa kini atau Kartini di era sekarang adalah kemampuan persatuan perempuan dalam memperjuangkan kualitas hidup yang lebih baik, termasuk dalam bidang kesehatan.
Baca Juga: Ekonomi DIY Ditarget Tumbuh 6 Persen, Bisakah?
Gusti Putri turut menekankan pentingnya kesadaran perempuan untuk mengelola kesehatan secara mandiri.
Ia menyampaikan berbagai penyakit dapat dialami oleh siapa saja, namun dengan semangat dan disiplin, perempuan dapat tetap menjalani hidup sehat dan produktif.
"Kartini masa kini tidak cukup dengan menjadi berdaya, perempuan Indonesia juga harus sehat lahir batin," tegasnya.
Dalam kesempatan ini, pakar Kesehatan UGM, dr. Yanri Wijayanti Subronto menjelaskan terkait HIV, TBC, dan stigmanya di masyarakat.
“HIV adalah salah satu penyakit yang sering tidak disadari karena banyak penderita tidak berani memeriksakan diri. Padahal, deteksi dini sangat penting, dan sebagian besar kasus pada perempuan terjadi karena penularan dari pasangan,” jelasnya.
Baca Juga: Serap Aspirasi Ulu-ulu, DPRD DIY Fokus pada Penguatan Irigasi
dr. Yanri juga mengajak perempuan untuk mulai membuka ruang diskusi terkait kesehatan reproduksi dalam keluarga.
Ia ingin perempuan memiliki kekuatan dalam menjaga kesehatan, melawan stigma, serta membangun kesadaran kolektif menuju masyarakat yang lebih sehat dan berdaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





