Dukung Geopark Berkelanjutan, DPRD DIY Dorong Penguatan Infrastruktur Geosite Lava Bantal

Akurat.co, Jogja - Komisi C DPRD DIY mendorong penguatan infrastruktur dan tata kelola Geosite Lava Bantal Berbah sebagai bagian dari upaya mempercepat pengembangan Geopark DIY yang berkelanjutan.
Langkah tersebut dinilai penting agar kawasan geosite tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga mampu menjalankan fungsi edukasi dan konservasi secara seimbang.
Komitmen itu disampaikan saat Komisi C DPRD DIY melaksanakan Kunjungan Dalam Daerah (KDD) untuk memantau perkembangan kawasan Geosite Lava Bantal di Kapanewon Berbah Kabupaten Sleman.
Dalam monitoring tersebut, rombongan meninjau secara langsung kondisi infrastruktur pendukung kawasan geosite sekaligus mengevaluasi pengelolaan kawasan agar sejalan dengan arah pengembangan Geopark DIY.
Sejumlah aspek yang menjadi perhatian meliputi aksesibilitas, fasilitas pendukung, hingga tata kelola kawasan yang tetap mengedepankan prinsip pelestarian lingkungan.
Komisi C menilai keberhasilan pengembangan Geosite Lava Bantal tidak dapat bergantung pada pembangunan fisik semata. Kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah kalurahan, masyarakat, dan para pemangku kepentingan menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan kawasan sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi bagi warga.
Anggota Komisi C DPRD DIY, Raden Inoki menegaskan, pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara terencana dan tidak mengurangi nilai geologi yang menjadi daya tarik utama kawasan tersebut.
Pengembangan kawasan berbasis konservasi akan memberikan manfaat jangka panjang, baik sebagai destinasi wisata edukasi maupun sebagai upaya melestarikan warisan geologi yang dimiliki DIY.
Baca Juga: DPRD DIY Desak Usut Tuntas Wafatnya Pelatihan Manager KDMP
"Geosite harus dikembangkan secara berkelanjutan. Infrastruktur perlu mendukung, tetapi karakter alam dan nilai edukasinya tetap menjadi prioritas," ujar Raden Inoki, Rabu (15/07/2026).
Inoki menambahkan terkait dengan pengembangan lava bantal sebagai salah satu destinasi wisata juga harus melindungi geopark yang ada di lokasi.
Kepala Biro Perekonomian, Infrastruktur dan Kesejahteraan Rakyat (PIWP2) Setda DIY, Agnes Dhiany Indria Sari mengatakan, pengembangan Geosite Lava Bantal merupakan bagian dari strategi memperkuat Geopark DIY melalui kolaborasi lintas sektor.
"Pengelolaan geosite akan optimal jika seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama, sehingga manfaat ekonomi, edukasi, dan konservasi dapat berjalan beriringan," kata Agnes.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









