Jogja

Bagian Program Strategis Infrastruktur, DIY Bakal Bangun Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik

Atiek Widyastuti | 13 Februari 2026, 18:49 WIB
Bagian Program Strategis Infrastruktur, DIY Bakal Bangun Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik

Akurat.co, Jogja - Pemerintah Daerah (Pemda) DIY akan membangun instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik atau PSEL. Pembangunan ini menjadi program strategis infrastruktur regional 2026.

PSEL ini akan dibangun di Dusun Ngablak Sitimulyo Piyungan Bantul untuk mengakhiri ketergantungan DIY pada metode penumpukan sampah konvensional yang selama ini memicu krisis lingkungan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY, Kusno Wibowo, saat menjadi narasumber dalam forum diskusi wartawan unit DPRD DIY, Jumat (13/02/2026).

Diskusi tersebut juga menghadirkan pembicara lain. Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY Tri Silawati, tenaga ahli Fraksi PKS DPRD DIY Suharmanta, Wakil Ketua Komisi C DPRD DIY Amir Syarifudin dan Sekretaris komisi Koeswanto.
 

Menurut Kusno, pembangunan PSEL tersebut mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan Melalui Pengolahan Sampah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan yang terbit tanggal 10 Oktober 2025.

"DIY terpilih menjadi salah satu daerah prioritas nasional. Dan kita berkomitmen untuk menyediakan lahan seluas 5,7 hektar dan menjamin pasokan sampah minimal 1.000 ton perhari," ujarnya.

Jumlah tersebut, akan disuplai oleh tiga wilayah. Kota Yogyakarta 300 ton/hari, Kabupaten Sleman 450 ton/hari dan Bantul 250 ton/hari.

Sementara itu, Sekretaris PUP-ESDM DIY Tri Silawati mengungkapkan, Pemda DIY telah memetakan sejumlah proyek strategis di tahun 2026. Dalam perencanaan pembangunan nasional, di DIY terbagi dalam empat kawasan.
 

Kawasan Pertumbuhan, afirmasi, konservasi atau rawan bencana dan swasembada pangan, air dan energi. Di sisi lain, ketimpangan antara wilayah dan kemiskinan masih jadi permasalahan dalam pembangunan infrastruktur di DIY.

"Tingkat kemiskinan di DIY itu masih didominasi di wilayah selatan dan masih yang tertinggi secara nasional. Upaya yang Pemda DIY lakukan dengan penyediaan perumahan dan kawasan permukiman layak. Dan juga penanganan Kawasan kumuh," ungkapnya.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.