Jogja

Emping dan Bensin jadi Penyumbang Inflasi di Kota Jogja

Haris Ma'ani | 3 April 2026, 10:00 WIB
Emping dan Bensin jadi Penyumbang Inflasi di Kota Jogja
Grafik ilustrasi inflasi. (foto: freepik/pchvector)

Akurat.co,Jogja-Makanan dan transportasi menjadi penyumbang inflasi tertinggi di Kota Jogja.

Data menunjukkan inflasi secara tahunan Kota Jogja mencapai 4,19 persen pada Maret 2026 dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 112,14.

Secara bulanan inflasi tercatat 0,33 persen, sementara inflasi kumulatif tahun berjalan 0,91 persen.

Baca Juga: Inflasi Kota Jogja Capai 5,19 Persen, Cabai Rawit dan Perhiasan jadi Pemicu

Kepala Badan Pusat Statistik Kota Yogyakarta, Joko Prayitno, menjelaskan inflasi bulanan Maret dipengaruhi sejumlah kelompok pengeluaran, terutama makanan dan transportasi.

Joko menyebutkan, bulan ke bulan terhadap Februari kemarin, Kota Yogyakarta mengalami inflasi 0,33 persen.

Jadi selama tiga bulan ini secara kumulatif inflasinya 0,91 persen.

Lalu secara year on year, Maret 2026 dibandingkan Maret 2025, inflasinya 4,19 persen.

Ia menyebutkan, penyumbang inflasi terbesar secara bulanan berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau, diikuti kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran, serta transportasi.

Baca Juga: Kendalikan Inflasi, Pemkot Jogja Luncurkan 5 Wamira April Mendatang

“Komoditas yang dominan menyebabkan inflasi itu bensin, lalu daging ayam ras, emping mentah, transportasi, hingga sejumlah bahan pangan seperti beras dan sayuran,” jelasnya, Rabu (1/4/2026)

Namun demikian, terdapat beberapa komoditas yang menahan laju inflasi.

Di antaranya emas perhiasan yang memberikan andil negatif sekitar minus 0,66 persen, serta tarif angkutan udara, pisang, wortel, bawang putih, dan beberapa komoditas pangan lainnya.

Menurut Joko, kenaikan harga sejumlah bahan pangan pada Maret juga dipengaruhi meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Salah satu contoh yang menonjol adalah harga daging ayam ras yang sempat melonjak signifikan di pasaran.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.