Transaksi Non Tunai Pasar Tradisional Jogja Capai Rp14,9 M per Bulan

Akurat.co,Jogja-Transaksi non-tunai pasar tradisional Jogja mencapai Rp14,9 miliar per bulan.
Nilai itu menyentuh hampir Rp60 miliar selama empat bulan pelaksanaan.
Hal ini disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Dedi Budiono.
"Angka ini bukan hanya menunjukkan peningkatan transaksi. Lebih dari itu, angka ini menunjukkan bahwa pedagang pasar rakyat mampu beradaptasi," ujarnya dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja.
Baca Juga: Keren, Komik Elang Jawa Karya Komikus asal Bantul Laris di Pasar Eropa
Dedi menyampaikan digitalisasi pasar rakyat menjadi kebutuhan agar pasar tradisional mampu mengikuti perkembangan pola konsumsi masyarakat dan wisatawan.
"Hari ini masyarakat semakin terbiasa menggunakan pembayaran digital," tuturnya.
Ia juga mengapresiasi para pedagang yang mulai terbiasa menggunakan QRIS maupun EDC dalam aktivitas jual beli.
Menurutnya, transaksi digital membantu pedagang memiliki pencatatan usaha yang lebih rapi sehingga memudahkan pengembangan usaha dan akses pembiayaan.
Pasar paling banyak transaksi digital
Di Kota Jogja terdapat tiga pasar dengan volume transaksi digital terbanyak.
Yakni Pasar Prawirotaman, Pasar Beringharjo, dan PASTY. Pasar-pasar tersebut mendapatkan apresiasi dari pemkot.
Perwakilan Paguyuban Pasar Prawirotaman, Untung Suparno mengaku program digitalisasi memberikan dampak positif bagi pedagang.
“Alhamdulillah mereka senang. Ternyata memang menguntungkan. Kita bisa transaksi, bisa jualan dengan pembayaran non tunai seperti sekarang,” katanya.
Ia berharap digitalisasi pasar terus berkembang dan semakin memotivasi pedagang untuk maju.
"Ke depannya kita berusaha lebih lagi, lebih maju lagi. Semangat untuk kami sebagai pedagang Pasar Prawirotaman,” tambahnya.
Selain itu, Pemkot Jogja juga melakukan sejumlah program digitalisasi.
Baca Juga: Beda Pandangan Menkeu Purbaya vs Wali Kota Jogja soal Ramainya Pasar Beringharjo
Seperti program Beringharjo Great Sale (BGS). Puncak kegiatan ditandai dengan pengundian hadiah BGS yang digelar di Atrium Pasar Beringharjo, Selasa (26/5/2026) lalu.
Program tahunan yang diinisiasi Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta melalui UPT Pusat Bisnis tersebut bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai sponsor utama dan Bank BPD DIY untuk meningkatkan transaksi ekonomi pasar rakyat melalui pembayaran non tunai.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Yayasan Slamet Riyadi Yogyakarta Tegaskan Pemberhentian Seorang Dosen Telah Melalui Prosedur
- 2Mahasiswa FTI UAJY Tuangkan Kisah dari Mata Kuliah Masyarakat Digital dalam Bentuk Buku
- 3Mengenal GIK UGM, Lokasi Diskusi Wamentan Sudaryono dan Budiman Sudjatmiko yang Berujung Ricuh
- 45 Fakta Menarik Mukmin Juara SUCI 12, Alumni UMY yang Sempat jadi Marbot
- 5BPBD Sleman dan Tim Ahli Pastikan, Teror Kebakaran di Kasuran Seyegan Bukan Karena Gas Alam
- 6Soal Insiden Diskusi di UGM, Sudaryono: Pantang Kabur, Kami Datang untuk Berdialog
- 7Unit Layanan Disabilitas UAJY Raih Pendanaan dari Kemdiktisaintek
- 8SPMB SMP Kota Jogja Sediakan 3.584 Kursi
- 95 Fakta Menarik Mukmin Juara SUCI 12, Alumni UMY yang Sempat jadi Marbot
- 10SPMB SMP Kota Jogja Sediakan 3.584 Kursi



