Pictniq, Destinasi Wisata Baru di Kawasan Perbukitan Patuk Gunungkidul

Akurat.co,Jogja-Kabupaten Gunungkidul menyambut destinasi wisata baru di awal tahun 2026. Wisata tersebut bernama Pictniq, yang berlokasi di kawasan perbukitan Patuk.
Destinasi wisata ini menawarkan konsep unik bertajuk "berkeliling dunia dalam satu hari".
Wisata di sini, pengunjung dapat menikmati berbagai replika landmark ikonik dari berbagai negara, seperti bangunan bergaya Yunani hingga patung Merlion.
Konsep ini dirancang untuk memberikan pengalaman visual lintas dunia tanpa wisatawan harus pergi ke luar negeri.
Baca Juga: Keliling Dunia Dalam Satu Tempat di Pictniq Jogja
Selain keindahan spot foto buatan, lokasi ini juga mengunggulkan pemandangan alam berupa city light Kota Jogja, Sleman, dan Bantul, serta pemandangan tiga puncak gunung sekaligus, yaitu Merapi, Sindoro, dan Merbabu (MSM).
Presiden Direktur Pictniq, Yudi Harsono, mengungkapkan saat ini, pembangunan baru menyelesaikan tahap pertama yang fokus pada spot foto, sementara pengembangan tahap kedua untuk area permainan anak dijadwalkan mulai diproses perizinannya pada tahun mendatang.
"Destinasi ini diharapkan dapat menjadi ikon wisata baru atau "Top of Jogja" yang membawa manfaat luas bagi pendapatan asli daerah maupun ekonomi kerakyatan," ujarnya saat acara peresmian yang dilakukan Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, Rabu (31/12/2025.
Yudi mengatakan, selain fokus pada bisnis, pihaknya juga mengedepankan aspek sosial.
"Pictniq berkomitmen memberikan layanan tiket masuk dan permainan gratis bagi anak-anak yatim piatu," ungkapnya.
Baca Juga: Lebih Dari 400 Ribu Wisatawan Pilih Sleman Jadi Destinasi Liburan Akhir Tahun
Sementara itu, Bupati Gunungkidul menyampaikan apresiasi atas kehadiran Pictniq sebagai bukti bahwa Gunungkidul semakin dipercaya sebagai daerah tujuan investasi dan pariwisata yang prospektif.
"Diharapkan dapat memberikan multiplier effect dari kehadiran destinasi ini, termasuk terbukanya lapangan kerja bagi warga sekitar melalui pengelolaan parkir dan pelibatan UMKM lokal dalam menjajakan produk makanan olahan desa," ujar bupati.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Yayasan Slamet Riyadi Yogyakarta Tegaskan Pemberhentian Seorang Dosen Telah Melalui Prosedur
- 2Mahasiswa FTI UAJY Tuangkan Kisah dari Mata Kuliah Masyarakat Digital dalam Bentuk Buku
- 3Mengenal GIK UGM, Lokasi Diskusi Wamentan Sudaryono dan Budiman Sudjatmiko yang Berujung Ricuh
- 45 Fakta Menarik Mukmin Juara SUCI 12, Alumni UMY yang Sempat jadi Marbot
- 5BPBD Sleman dan Tim Ahli Pastikan, Teror Kebakaran di Kasuran Seyegan Bukan Karena Gas Alam
- 6Soal Insiden Diskusi di UGM, Sudaryono: Pantang Kabur, Kami Datang untuk Berdialog
- 7SPMB SMP Kota Jogja Sediakan 3.584 Kursi
- 8Unit Layanan Disabilitas UAJY Raih Pendanaan dari Kemdiktisaintek
- 95 Fakta Menarik Mukmin Juara SUCI 12, Alumni UMY yang Sempat jadi Marbot
- 10SPMB SMP Kota Jogja Sediakan 3.584 Kursi







