Jogja

Keseruan Bule Mengajar di Kotagede, Mahasiswa asal Tanzania Ungkap Pengalaman Uniknya

Haris Ma'ani | 16 Maret 2026, 08:24 WIB
Keseruan Bule Mengajar di Kotagede, Mahasiswa asal Tanzania Ungkap Pengalaman Uniknya
Mahasiswa asing yang terlibat dalam program Bule Mengajar berbagi pengalamannya. (foto: pemkot jogja)

Akurat.co,Jogja-Abubakar Sharif Faki tak menyangka. Keberadaannya sebagai mahasiswa di Kota Jogja membuatnya terlibat dalam program wisata yang digagas Dinas Pariwisata Kota Jogja, Bule Mengajar.

Pada Sabtu (14/3/2026), ia terlibat dalam program tersebut. Kegiatan dilakukan di Kampung Purbayan, Kotagede.

Di sana, ia mengajar, berinteraksi, dan menari bersama masyarakat setempat.

Baca Juga: Tingkatkan Pengalaman Berwisata, Pemkot Jogja Rancang Program Bule Mengajar

Abubakar mengaku terkesan dengan kegiatan yang diikutinya. Itu memberikan pengalaman menarik tentang masyarakat dan budaya Kotagede.

"Saya jadi mengetahui budayanya, pasar dan sejarah Kotagede dari zaman kuno, dan sampai sekarang serta cara mereka melestarikan warisan budaya di sini," akunya dikutip dari laman resmi pemkot jogja, Senin (16/3/2026).

Mahasiswa dari sejumlah negara tergabung

Abubakar tak sendirian. Sejumlah mahasiswa dari negara lain juga tergabung dalam program ini.

Mereka berasal dari Timor Leste, Solomon, Kenya, hingga Pakistan.

Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo mengapresiasi mahasiswa yang turut terlibat dalam program tersebut.

Masyarakat dan orang-orang yang terlibat bisa mempraktikkan langsung apa yang disampaikan.

Baca Juga: Mulai 14 Maret 2026, Bus Pariwisata Dilarang Melintas di Titik 0 Kilometer Jogja

"Selain itu mahasiswa juga bisa mencontohkan soal disiplin dan kerja keras," terang Hasto.

Hasto berharap dengan program 'Bule Mengajar' ini, mereka bisa memberikan pelajaran di sekolah-sekolah.

Kemudian sekolah-sekolah di Kota Yogyakarta nanti bisa bekerja sama dengan tour leader di Yogya.

Termasuk bekerja sama dengan beberapa negara untuk mendatangkan turis-turis ke Yogya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Lucia Daning Krisnawati mengatakan program mahasiswa asing bercerita atau Bule Mengajar dikembangkan sebagai upaya mengaktivasi wisata di Kawasan Kotagede untuk segmen wisatawan mancanegara.

Diharapkan keterlibatan mahasiswa asing di Yogyakarta dalam aktivitas masyarakat di Kawasan Kotagede dan berbagi cerita budaya dapat memberikan kesan dan pengalaman berkesan yang akan dibagikan kepada keluarga, saudara dan teman di negara asal.

Baca Juga: Candi Prambanan Optimis Bisa Datangkan 120 Ribu Wisatawan di Lebaran 2026

Sedangkan Ketua Kampung Wisata Purbayan, Nugroho Nurcahyo menyebut kegiatan Bule Mengajar di Kotagede itu sekaligus uji coba paket wisata Jelajaah Kawasan Kotagede.

Sebelum sesi berbagi Bule Mengajar, para peserta berjalan-jalan ke Pasar Kotagede dan masuk ke lorong labirin di kampung-kampung Purbayan dan berakhir di kawasan Between Two Gates.

"Kami menyambut baik giat Bule Belajar dan Kampung Wisata Purbayan dan kampung wisata lain di Kotagede siap menerima tamu wisatawan," katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.