Serunya Anak-anak Tuli Ini Gratis Masuk dan Keliling Benteng Vredeburg

Akurat.co, Jogja - Puluhan anak-anak tuli berkesempatan berkeliling museum di Benteng Vredeburg Yogyakarta, Minggu (05/04/2026).
Mereka masuk secara cuma-cuma. Tak hanya itu, pengelola museum juga menggratiskan bagi satu orang pendamping disabilitas.
Museum di Benteng Vredeburg senagaja dipilohan oleh Yayasan Dunia Tak Lagi Sunyi (DTLS) Indonesia untuk menggelar syawalan.
Ketua Yayasan DTLS Indonesia Nana Nawangsari mengatakan, kegiatan ini juga digelar dalam rangka memperingati Word Hearing Day (WHD) yang jatuh tiap tanggal 3 Maret.
Baca Juga: Merasakan Keindahan Pantai Pasir Putih Kayu Arum yang Serasa Private Beach
"Karena WHD tahun ini masuk Bulan Ramadhan. Jadi kita satukan saja dengan syawalan," ungkapnya.
Pemilihan Benteng Vredeburg, karena memang belum pernah digelar di sini. Selain itu juga mengajak anak-anak untuk belajar sejarah.
Menariknya, semua penyandang disabilitas dan pendampingnya bisa masuk gratis di sini. Tentu ini layak mendapat apresiasi.
Tak hanya berkeliling museum, panitia juga menyediakan Bersih Bersih Telinga (BBT) hasil kolaborasi dengan PGPKT (Komite Daerah Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian) DIY.
Baca Juga: Kopi Klotok Jogja Gratiskan Ibu Hamil, Benarkah?
BBT semula hanya dikhususkan untuk anak-anak tuli saja. Namun, karena waktunya masih cukup.
Maka pendamping maupun keluarga yang lain dapat ikut membersihkan telinganya.
"Jadi ada dokter THT dan dokter umum yang kita siapkan. Peserta dan keluarga bisa membersihkan telinga secara gratis," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





