Hotel di Yogyakarta Sepi Pengunjung saat Libur Panjang Idul Adha, Okupansi Cuma 40 Persen

Akurat.co, Jogja-Libur panjang Idul Adha berlangsung sejak tanggal 5 Juni 2025 hingga 9 Juni 2025. Masa libur panjang ini ternyata tak berdampak pada naiknya tingkat hunian di hotel di Yogyakarta.
Berdasarkan dari data Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) tingkat okupansi di Yogyakarta selama libur Idul Adha hanya mencapai 40 persen. Kondisi ini menurun dibandingkan periode masa libur panjang lainnya.
Ketua PHRI DIY Deddy Pranowo mengakui adanya penurunan okupansi ini. Deddy menghitung tingkat okupansi hotel selama libur Idul Adha di DIY hanya sekitar 40 persen saja.
Baca Juga: Satu Kasus Positif COVID-19 Ditemukan di Yogyakarta
"Tingkat okupansi hotel di DIY saat libur panjang Idul Adha kemarin hanya sekitar 40 persen," kata Deddy, Rabu (11/6/2025).
Deddy membeberkan ada beberapa faktor penurunan okupansi dimasa libur Idul Adha. Selain karena menurunnya daya beli masyarakat, momentum libur panjang Idul Adha ini berdekatan waktunya dengan libur panjang Waisak di akhir Mei 2025.
Deddy memprediksi dimasa libur sekolah pada pertengahan Juni hingga Juli 2025, kondisi penurunan okupansi ini juga akan terjadi. Saat ini, lanjut Deddy, tingkat reservasi hotel untuk masa libur sekolah baru diangka 25 persen hingga 30 persen.
"Libur sekolah ini belum ada hilalnya. Reservasi masih stagnan diangka 25 sampai 30 persen," urai Deddy.
Baca Juga: 5 Jajanan Khas Kotagede Jogja yang Harus Kamu Coba, Minimal Sekali Seumur Hidup
Deddy menambahkan faktor larangan melakukan study tour sekolah disejumlah daerah ternyata berdampak pula pada rendahnya okupansi hotel dimasa libur sekolah.
"Larangan study tour dibeberapa daerah ini sangat berpengaruh," tutup Deddy.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









