Jogja

Yogyakarta dan Magelang akan Bikin Banyak Kegiatan Budaya Bersama

Yudi Permana | 2 Juli 2025, 07:05 WIB
Yogyakarta dan Magelang akan Bikin  Banyak Kegiatan Budaya Bersama

Akurat.co, Jogja-Yogyakarta dan Magelang akan intens melakukan kolaborasi dalam berbagai kegiatan budaya dalam waktu-waktu ke depan.

Hal ini disampaikan Bupati Kabupaten Magelang, Grengseng Pamuji seusai bertemu Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X, Senin (30/1/2025).

Grengeseng mengungkapkan bahwa ke depan, Magelang dan Yogyakarta akan berkolaborasi dalam berbagai kegiatan budaya.

Rencana tersebut mencakup penyelenggaraan festival, pertunjukan seni, hingga kegiatan edukatif lintas komunitas budaya.

“Besok kemungkinan akan ada kolaborasi budaya, bisa festival, bisa kegiatan budaya lainnya. Nanti bisa diselenggarakan di Magelang atau di Yogyakarta,” jelasnya.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam menghubungkan kembali masyarakat Magelang dengan akar budayanya, khususnya melalui hubungan kebudayaan yang erat dengan DIY.

Baca Juga: Besok, Susi Air Lakukan Penerbangan Perdana Rute Bandung-Jogja-Bandung, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Borong Tiket

Dengan memperkuat nilai-nilai lokal, kolaborasi lintas wilayah ini juga diyakini dapat memperkaya tatanan budaya nasional yang berakar kuat pada sejarah dan kearifan tradisional.

Langkah ini ditempuh sebagai upaya untuk menguatkan kembali akar budaya masyarakat Magelang yang banyak bersumber dari tradisi Mataram Islam, khususnya Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.

Sementara itu, Grengseng menyampaikan bahwa dirinya menerima banyak wejangan dan pandangan dari Sri Sultan terkait arah pengembangan budaya di wilayah Magelang.

“Kami sowan ke Ngarsa Dalem dalam rangka menjalin kerja sama, khususnya di bidang budaya, mengingat induk budaya kami masih banyak mengacu pada Mataram Islam.

Baca Juga: Museum Sonobudoyo: Museum yang Punya Koleksi Terlengkap di Jogja

Maka kami mencoba menyambungkan kembali kultur-kultur budaya yang mulai menjauh dari masyarakat hari ini, yang mungkin sudah menjauh dari akar budayanya,” ujarnya.

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.