Di Yogyakarta Bakal Digelar Sebatik 2025, Bersepeda Menyusuri Jogja dengan Outfit Batik

Akurat.co,Jogja-Event di Yogyakarta seakan tak ada habisnya. Oktober mendatang, tepatnya di 4 Oktober akan diadakan kegiatan sport tourism Sepeda Batik (Sebatik) 2025.
Kegiatan ini menjadi rangkaian dari agenda Jogja International Batik Biennale (JIBB) 2025.
Acara merupakan inisiasiPemerintah Daerah (Pemda) DIY melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) DIY.
Kegiatan bersepeda santai sejauh 14,5 kilometer dengan busana batik ini menjadi simbol bahwa batik bisa tampil segar, energik, dan dekat dengan gaya hidup masyarakat modern.
Baca Juga: Batas Daerah DIY-Jateng Masih jadi Persoalan
Kepala Disperindag DIY, Yuna Pancawati, menegaskan penyelenggaraan JIBB merupakan momentum untuk menunjukkan keunggulan DIY dalam melahirkan terobosan baru di bidang batik.
“JIBB 2025 menempatkan Yogyakarta bukan hanya sebagai Kota Batik Dunia, tetapi juga pusat inovasi batik global,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Pemprov DIY.
Selain Sebatik, program JIBB Goes to School & Campus digelar pada 15–26 September 2025.
Melalui workshop, fashion show, dan talkshow, generasi muda diajak tidak hanya mengenal, tetapi juga berinovasi dengan batik. Upaya ini mempertegas bahwa inovasi batik berakar dari pemahaman sejak dini.
Pada 2 Oktober 2025, Seminar Internasional Batik di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta menghadirkan akademisi, desainer, dan praktisi batik dari berbagai negara.
Forum ini akan membahas isu penting mulai dari inovasi teknik produksi, digitalisasi batik, hingga peluang memperluas jejaring global.
Baca Juga: Secara Nasional Trend Fashion Pada Kuartal III 2025 Capai 82%, DIY Lebih Tinggi Lagi…
Sementara itu, Gebyar Expo JIBB yang digelar 3–5 Oktober 2025 di Griya Batik Yogyakarta menampilkan karya 20 pelaku IKM batik terpilih.
Pameran ini dilengkapi fashion show kontemporer dan business matching untuk mempertemukan IKM batik dengan pembeli potensial, baik domestik maupun internasional.
“Melalui JIBB 2025, Yogyakarta menegaskan diri sebagai episentrum inovasi batik dunia. Kami ingin menunjukkan batik adalah warisan sekaligus masa depan, yang mampu terus bergerak, berinovasi, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Yuna.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









