7 Guru SMPN 2 Mlati Ikut Keracunan Usai Menyantap Menu MBG

Akurat.co, Jogja - Ratusan pelajar SMPN 2 Mlati Sleman mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (23/10/2025).
Dari 470 siswa dari kelas 7-8, lebih dari 200 melaporkan mengeluhkan sakit perut dan mual.
Tak hanya itu, tujuh guru juga dilaporkan ikut terdampak. Tiga diantaranya sampai berobat ke Puskesmas Mlati 1.
Kepala SMPN 2 Mlati Insan Abadi mengungkapkan, jika tidak semua siswa mau mengkonsumsi menu MBG.
Baca Juga: Ratusan Siswa dari 3 Sekolah di Mlati Sleman Diduga Keracunan MBG, 1 Dirujuk ke RS
"Kalau ada (siswa) yang tidak makan. Ya yuks, makan. Tidak semuanya. Hanya beberapa (guru)," katanya saat ditemui di Puskesmas Mlati 1, Jumat (24/10/2025).
Pihaknya tidak menampik, jika tidak semua siswa mau mengkonsumsi MBG dengan beberapa alasan.
Bagi anak yang tidak makan, mereka memilih jajan. "Sekolah juga tidak bisa memaksa anak untuk mengkonsumsi MBG," jelasnya.
Namun ada juga siswa yang makan sampai dua porsi. Selama masih ada sisa, sekolah tidak melarang anak tersebut untuk makan lebih dari satu porsi.
Meskipun ada keracunan, aktivitas di SMPN 2 Mlati tetap berjalan seperti biasa. Untuk siswa yang bergejala ada yang tetap masuk. Ada juga yang izin.
Baca Juga: Cegah Stunting, DPRD DIY Perjuangkan Rp 100 Juta Untuk Kelurahan di Kota Yogyakarta
Sedangkan yang berobat ke Puskesmas Mlati 1, rata-rata mereka langsung pulang untuk istirahat.
Seperti diketahui, ratusan siswa dari tiga sekolah di Kapanewon Mlati Sleman diduga mengalami keracunan usai makan MBG.
Siswa tersebut berasal dari SMPN 2 Mlati, MAN 3 Sleman dan SDN Jombor Lor. Mereka mengeluhkan sakit perut, seperti mual.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









