Jogja

Pastikan Menu Gizi Seimbang Selama Ramadhan, Disdik Sleman Bakal Awasi Ketat

Atiek Widyastuti | 16 Februari 2026, 11:44 WIB
Pastikan Menu Gizi Seimbang Selama Ramadhan, Disdik Sleman Bakal Awasi Ketat

Akurat.co, Jogja - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman memastikan akan melakukan pengawasan ketat terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadhan.

Selama bulan Ramadhan, MBG tetap akan jalan. Untuk itu, Disdik Sleman berharap kepada semua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memperhatikan kandungan gizi dari makanan yang akan dibagikan.

"MBG akan dibagikan berupa makanan kering setiap tiga hari sekali. Kita harapkan, MBG yang dibagikan tetap mengedepankan prinsip gizi seimbang," kata Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan SD Disdik Sleman, Akhmad Ritaudin, Senin (16/02/2026).

Berdasarkan hasil evaluasi sebelumnya atau saat libur semester, Disdik Sleman menemukan sejumlah paket makanan yang dibagikan belum ideal. Terutama dari kandungan gizinya.

Baca Juga: Ramadhan di Kampus, Masjid UGM Sediakan 2.000 Porsi Sahur dan Buka Puasa Gratis

Dia mencontohkan, makanan kering yang dibagikan. Seperti telur asin dan susu untuk memenuhi kebutuhan protein anak. Untuk karbohidrat atau sumber energi bisa dari roti kering.

Komposisi tersebut dinilai penting agar kebutuhan gizi anak tetap terpenuhi. Termasuk selama Ramadan dan masa libur sekolah. Sebagai bagian dari pengawasan dan kolaborasi, Disdik Sleman juga telah mendatangi ke beberapa sekolah.

Sementara itu, untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) selama bulan puasa akan berkurang lima menit setiap jam pelajaran. Jika semula 35 menit menjadi 30 menit tiap satu jam pelajaran.

Akhmad mencontohkan, untuk SD dengan rata-rata sehari belajar di sekolah selama 8 jam pelajaran dengan waktu istirahat 15 menit, maka masuk pukul 07.00 pulang pukul 11.15 WIB.

Baca Juga: BBPOM Yogyakarta Temukan Bahan Berbahaya Dijual Pedagang Pasar Tradisional di Sleman

Khusus untuk hari Jumat murid pulang lebih awal dikarenakan jam pelajaran lebih sedikit dibandingkan hari lain, yaitu 6 jam pelajaran, jadi pulang pukul 10.00 WIB.

Jam pelajaran tersebut sudah termasuk jam pembiasaan pagi seperti mengaji, sholat dhuha, hafalan surat pendek dan pembiasaan keagamaan lainnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.