Kisah Fendi, Anak di Bawah Umur di Gunungkidul Putus Sekolah Demi Asuh Ibunya yang Stroke

Akurat.co,Jogja-Fendi, bocah dari Gunungkidul, Provinsi DIY, terpaksa putus sekolah demi merawat ibunya yang terkena stroke.
Sudah tiga tahun Fendi terpaksa putus sekolah karena harus merawat sang ibu.
Penderitaan keluarga ini bertambah karena sang ayah juga mulai mengalami gangguan penglihatan sejak setahun terakhir.
Baca Juga: Pemkot Jogja Jamin Pendidikan Anak Putus Sekolah dan Korban Kekerasan
Cerita yang kemudian viral ini membuat Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih tak tinggal diam.
Seusai menjenguk keluarga Fendi, Endah menyatakan pemerintah Gunungkidul akan menjamin kelangsungan pendidikan Fendi.
"Untuk urusan pendidikan Fendi akan diselesaikan oleh Kemenag melalui pendekatan emosional yang baik, mengingat Fendi menempuh jenjang pendidikan di madrasah," kata Endah.
Baca Juga: Terendah di DIY, Segini UMK Gunungkidul 2026
Pemkab Gunungkidul juga memastikan keberlanjutan pendidikan kakak Fendi.
Kakak Fendi yang bersekolah di SMP Negeri 2 Panggangmenjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan.
"Anak-anak ini wajib untuk sekolah dan ditanggung oleh negara," tegas bupati.
Endah juga memastikan menjamin kesehatan kedua orangtua Fendi.
Rencananya, orangtua Fendi akan diperiksaan ke Rumah Sakit Mata Yap untuk melihat kemungkinan adanya intervensi medis, seperti operasi katarak atau glaukoma, guna memulihkan penglihatan.
Baca Juga: Klinik Mata dr.YAP akan Dibangun di Gunungkidul, Siap Layani Pasien dari Pacitan hingga Wonogiri
Untuk menjaga keberlangsungan hidup keluarga, Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) telah diberi mandat untuk mendiskusikan modal usaha bagi putra pertama keluarga tersebut.
Tujuannya agar sang kakak bisa bekerja di lingkungan Kabupaten Gunungkidul sehingga tetap bisa mengawasi dan merawat orang tuanya di sore hari.
"Pemerintah juga memastikan bahwa keluarga ini telah terintervensi bantuan sosial, termasuk PKH, BPNT, dan BPJS," terang bupati.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








