Dolar Naik, Industri Kulit Jogja Didorong Maksimalkan Ekspor

Akurat.co,Jogja-Nilai tukar dolar yang mencapai Rp18.000 sampai hari ini menjadi berkah tersendiri bagi industri kulit di Kota Jogja.
Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) DIY, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara mengatakan, tingginya nilai tukar dolar sebagai peluang besar industri kulit DIY berkembang.
Terlebih, ditambah meningkatnya minat wisatawan mancanegara, dari Malaysia, Singapura, Jepang, dan Tiongkok untuk berbelanja produk kerajinan berkualitas terutama di Yogyakarta.
Baca Juga: UMKM DIY Tembus Pasar Internasional, Palem Craft Ekspor Produk Home Decor Bernilai Ratusan Juta
"Ini momentum yang baik bagi para pelaku usaha kulit untuk memperluas pasar.
Produk kulit Jogja memiliki kualitas yang tidak kalah unggul, tinggal bagaimana strategi pemasarannya diperkuat,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja.
GKR Bendara menegaskan bahwa pelaku usaha kulit harus mulai beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan pemasaran digital agar mampu memperluas pasar.
"Perajin harus melek digital dan promosi online. Saat ini media sosial menjadi sarana yang sangat efektif untuk memperkenalkan produk sekaligus," terangnya.
GKR Bendara juga menyambut baik kegiatan Temu Kemitraan dan Gelar Produk Kulit bertajuk “Gebyar Kulit Jogja: Menembus Batas, Merajut Kemitraan” yang digelar di Ndalem Kulit Jogja, Selasa (9/6).
Kegiatan tersebut menjadi ajang promosi sekaligus penguatan jejaring bagi para pelaku industri kulit di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sebanyak 52 perajin kulit turut berpartisipasi menampilkan berbagai produk berbahan kulit sapi.
Baca Juga: Produk Furnitur dan Fashion Penyumbang Ekspor Terbesar Kedua RI, DIY Maksimalkan Potensi
Mulai dari sandal, tas, sepatu, jaket, hingga aksesori dengan harga yang bervariasi, dari Rp20.000 hingga jutaan rupiah.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, mengapresiasi kualitas produk yang ditampilkan dalam pameran tersebut.
Ia mengaku terkesan dengan kreativitas dan inovasi yang ditunjukkan para pelaku UMKM kulit binaan Ndalem Kulit Jogja.
Dalam kesempatan ini juga dilakukan pembuatan tempat kacamata secara langsung di Ndalem Kulit Jogja.
"Saya melihat langsung kualitas produknya sangat baik dan kompetitif. Bahkan saya membeli sepatu kulit asli dan langsung memakainya," kata Wawan.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Yayasan Slamet Riyadi Yogyakarta Tegaskan Pemberhentian Seorang Dosen Telah Melalui Prosedur
- 2Mahasiswa FTI UAJY Tuangkan Kisah dari Mata Kuliah Masyarakat Digital dalam Bentuk Buku
- 3Mengenal GIK UGM, Lokasi Diskusi Wamentan Sudaryono dan Budiman Sudjatmiko yang Berujung Ricuh
- 45 Fakta Menarik Mukmin Juara SUCI 12, Alumni UMY yang Sempat jadi Marbot
- 5BPBD Sleman dan Tim Ahli Pastikan, Teror Kebakaran di Kasuran Seyegan Bukan Karena Gas Alam
- 6Soal Insiden Diskusi di UGM, Sudaryono: Pantang Kabur, Kami Datang untuk Berdialog
- 7Unit Layanan Disabilitas UAJY Raih Pendanaan dari Kemdiktisaintek
- 8SPMB SMP Kota Jogja Sediakan 3.584 Kursi
- 95 Fakta Menarik Mukmin Juara SUCI 12, Alumni UMY yang Sempat jadi Marbot
- 10SPMB SMP Kota Jogja Sediakan 3.584 Kursi



