Jogja

Perkuat Jurnalisme Kredibel Di Era Digital, UAJY Berkolaborasi dengan ASMI

Atiek Widyastuti | 13 April 2026, 15:34 WIB
Perkuat Jurnalisme Kredibel Di Era Digital, UAJY Berkolaborasi dengan ASMI
Mahasiswa Komunikasi UAJY Jogja, saat kuliah umum. (Istimewa)

Akurat.co, Jogja - Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) bersama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menggelar kuliah umum Penulisan Naskah Jurnalistik.

Kuliah umum bertajuk 'Kekuatan Profesi Jurnalis di Era Digital' ini digelar di Auditorium Kampus IV Gedung Teresa dan menghadirkan sejumlah praktisi media. Termasuk CEO Tempo Digital Wahyu Dhyatmika bersama jajaran pimpinan media siber yang tergabung dalam AMSI.

Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran Departemen Ilmu Komunikasi dalam membangun ekosistem jurnalisme yang kredibel di tengah derasnya arus informasi digital.

Usai menggelar kuliah umum, juga ada penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai langkah awal sinergi berkelanjutan.

Baca Juga: UAJY Jalin Kolaborasi dengan Yayasan Panti Rapih

Kehadiran para profesional industri ini memberikan perspektif nyata bagi mahasiswa tentang dinamika dunia jurnalistik yang terus berkembang.

Rektor UAJY G Sri Nurhartanto menegaskan pentingnya kolaborasi ini sebagai upaya menghadirkan pendidikan jurnalistik yang relevan dan berintegritas di tengah tantangan era digital.

"Apalagi kondisi saat ini yang semakin sulit membedakan antara fakta dan informasi yang menyesatkan. Untuk itu peran jurnalis profesional menjadi semakin krusial," ujarnya.

Melalui kerjasama dengan AMSI, nantinya bisa menyajikan berita yang aktual, tajam dan terpercaya, objektif dan independen, tidak memihak dan tentunya cover both side.

Baca Juga: Dosen FISIP UAJY Terpilih Program United Board di Thailand, Fokus ke Isu Kaum Marginal

Dalam pemaparannya, Wahyu Dhyatmika mengulas secara mendalam tantangan sekaligus peluang jurnalisme di era digital. Terutama dengan hadirnya kecerdasan buatan (AI) yang berpotensi mempercepat penyebaran manipulasi informasi.

Kehadiran AI semakin mendorong adanya manipulasi informasi yang membuat kondisi industri media menjadi chaos.

Disinilah peran manusia dalam jurnalisme dibutuhkan untuk menyediakan kredibilitas yang kompleks karena masyarakat butuh institusi untuk mendapat data dan verifikasi,” ujarnya.

Di tengah kondisi tersebut, peran manusia dalam jurnalisme justru semakin penting sebagai penjaga kredibilitas dan verifikasi informasi. “Trust dan credibility adalah aset yang harus dibangun dan dibutuhkan oleh publik,” tegasnya.

Baca Juga: UAJY Bersama WWF Luncurkan KKN Tematik Zero Plastic Waste bagi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Melalui kolaborasi ini, UAJY tidak hanya memperkaya pengalaman akademik mahasiswa, tetapi juga memperluas jejaring profesional di industri media.

Langkah ini menjadi bukti komitmen UAJY dalam mencetak jurnalis masa depan yang adaptif, kritis, dan mampu menjaga kualitas informasi di tengah kompleksitas era digital.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.