5 Fakta Menarik KKN UGM, Raih Rekor MURI, Tahun Ini Diikuti 8.038 Mahasiswa

Akurat.co, Jogja-Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi yang terbesar di Indonesia.
Diikuti ribuan mahasiswa, KKN UGM menjadi bentuk pengadbian kepada masyarakat yang memberikan dampak nyata.
Sejumlah fakta menarik tersaji dari kegiatan KKN UGM. Apa saja?
1. Raih rekor MURI
Pada 2024, UGM mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Universitas yang menerjunkan mahasiswa KKN-PPM ke Lokasi wilayah sebanyak 35 Provinsi di seluruh Indonesia.
Pada 2024 UGM melepas sebanyak 7.162 mahasiswa ke 35 provinsi.
Baca Juga: Dosen UMY Bikin Alat Roasting Kopi Praktis dan Murah Seharga Rp5 Juta, Solusi Pemilik UMKM Kafe
2. Tahun 2025 terjunkan 8.038
Sebanyak 8.038 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pengabdian Masyarakat (KKN-PPM) yang terdiri atas 287 unit akan diterjunkan di 35 provinsi, 122 kabupaten/kota, dan 236 kecamatan di Indonesia pada 20 Juni hingga pertengahan Agustus mendatang.
Penerjunan mahasiswa KKN PPM UGM periode 2 tahun 2025 ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan salah satu persyaratan mahasiswa untuk menyelesaikan jenjang pendidikan sarjana.
3. Penggerak perubahan akar rumput
Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., mengatakan program KKN-PPM UGM memainkan peran penting sebagai penggerak perubahan di tingkat akar rumput.
Mahasiswa hadir langsung di desa untuk mendampingi masyarakat dalam merancang solusi kontekstual dan berkelanjutan.
“Arah baru orientasi KKN-PPM UGM ke depan tidak hanya menitikberatkan pada peran mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat, tetapi juga perlu difokuskan pada penentuan tema yang lebih strategis,” kata rektor dikutip dari ugm.ac.id.
Baca Juga: Kisah Rofidah, Anak Sopir Truk Jerami yang Lolos UGM dengan Beasiswa Full UKT
Menurutnya, peran aktif mahasiswa UGM dalam KKN bukan hanya memperkuat ketahanan pangan desa, tetapi juga menanamkan nilai kepekaan sosial dan kepemimpinan berkelanjutan bagi generasi muda.
4. Mendapat apresiasi dari Mendag
Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dr. Budi Santoso, M.Si menyampaikan apresiasi kepada UGM yang telah mempertahankan program KKN dalam mendorong kontribusi kampus bagi pembangunan di daerah.
Dalam kesempatan itu, Menteri menegaskan berbagi tema program KKN PPM UGM sejalan dengan agenda pemerintah untuk mendorong agar UMKM berfokus pada produk siap ekspor.
"Banyak yg bisa dilakukan pemberdayaan UMKM. Kami punya program UMKM bisa ekspor, mahasiswa bisa membantu identifikasi mana usaha masyarakat yang memiliki potensi ekspor,” ucapnya
5. Daerah terjauh dan terluar Provinsi Papua Tengah dan Riau
Daerah terjauh dan terluar pada tim KKN-PPM periode 2 tahun ini berada di Provinsi Papua Tengah dan Provinsi Riau.
Kania Irianty, Ketua Tim Mendaka Mimika akan terjun ke Kampung Atuka, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Salah satu program unggulan yang diusung adalah Festival Onaki sebagai bentuk apresiasi sekaligus jalinan silaturahmi pada masyarakat Mimika atas penerimaan program pengabdian dari mahasiswa.
Selain itu, timnya juga berfokus membangun pemberdayaan perempuan sebagai pemegang sektor UMKM di daerah tersebut.
Baca Juga: Bye,bye Tarif Nuthuk, Warga Kota Yogyakarta Kini Bisa Bayar Parkir dengan Qris
Selanjutnya, Tim Bentala Melayu turut menyampaikan rasa antusias sebelum menuju Kelurahan Kampung Dalam & Kampung Rempak, Kabupaten Siak.
Ketua tim, Ricky Kurniawan mengatakan perjuangan mengusung pengabdian di daerah tersebut tidaklah mudah. Mereka mengikuti bantuan pendanaan bersama Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) dan Bakti BCA.
Sejak pertama kali dirintis pada tahun 1951, KKN-PPM UGM terus berupaya memperkuat komitmen pengabdian masyarakat dengan kolaborasi bersama industri dan pemerintah daerah.
Pada periode ini, KKN-PPM UGM menggandeng 39 mitra organisasi dan industri dan 34 pemerintah daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









