Jogja

Putus sejak 2017, Jembatan yang Hubungkan 2 Kelurahan di Bantul Kembali Dibangun

Haris Ma'ani | 2 April 2026, 08:02 WIB
Putus sejak 2017, Jembatan yang Hubungkan 2 Kelurahan di Bantul Kembali Dibangun
Momen peletakan batu pertama Jembatan Garuda yang hubungkan dua kelurahan di Bantul. (foto: pemkab bantul)

Akurat.co,Jogja-Mengalami putus akibat terjangan badai cempaka pada 2017, jembatan yang menghubungkan dua kelurahan di Bantul kembali dibangun.

Jembatan yang menghubungkan Kelurahan Trirenggo dengan Kelurahan Sabdodadi tersebut membentang sepanjang 30 meter.

Dukuh Trirenggo, Sutriana menyampaikan rasa bahagianya atas dibangunnya jembatan yang sebelumnya sempat terputus sejak tahun 2017 akibat badai cempaka.

Baca Juga: Kontingen Bantul Bidik Juara Umum Popda DIY 2026

Menurutnya, jembatan tersebut akan sangat berdampak untuk mobilitas dan perekonomian masyarakat.

"Ini pasti bermanfaat sekali karena jembatan ini memang akses utama masyarakat dalam memenuhi taraf hidup keluarganya," kata Sutriana.

Jembatan tersebut kembali dibangun dan menjadi program pembangunan 200 Jembatan Garuda di seluruh Indonesia yang digagas oleh Presiden RI melalui Kementerian Pertahanan bersama TNI Angkatan Darat.

Peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Garuda yang ada di Dusun Manding, Kalurahan Trirenggo, Bantul dilaksanakan pada Selasa (31/3/2026).

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menilai pembangunan Jembatan Garuda sangat berarti bagi masyarakat Kabupaten Bantul untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah khususnya di Kabupaten Bantul yang dilintasi beragam sungai di DIY.

Menurutnya, pembangunan jembatan Garuda ini sangat berarti bagi daerah Kabupaten Bantul Karena Bantul memiliki banyak sungai dan menjadi hilirnya hampir seluruh sungai yang ada di daerah istimewa Yogyakarta.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Kuliner Enak di Bantul versi Warlok

Mulai dari Sungai Oyo sampai Sungai Progo di tengah-tengahnya itu ada Sungai Code, Sungai Winongo, Gajah Wong, Sungai Mbedog dan lain sebagainya.

Halim menandaskan, kebutuhan jembatan di Kabupaten Bantul tentu sangat besar, menjadi hilirnya hampir seluruh sungai yang melintasi Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Karenanya dengan pembangunan Jembatan Garuda yang dibangun oleh TNI ini sangatlah penting, sangatlah berarti bagi warga Bantul," tutur Bupati.

Komandan Korem 072 Pamungkas, Brigjen TNI Bambang Surjarwo, berharap Jembatan Garuda di Dusun Manding ini akan memberikan kemudahan akses baik dari segi pendidikan, perputaran ekonomi maupun transportasi bagi masyarakat sekitar.

"Mudah-mudahan dengan dibangunnya jembatan ini akan memberikan kemudahan akses baik untuk pendidikan, perputaran ekonomi maupun transportasi sehingga perekonomian masyarakat dapat berkembang," ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.