Kisah Jemaah Haji asal DIY, Sejak Kelas 6 Sudah Didaftarkan Orang Tua

Akurat.co,Jogja- Ashila Metta, jemaah haji asal DIY memiliki kisah menarik terkait ibadah yang akan dijalaninya.
Perempuan 23 tahun asal Kota Yogyakarta ini akhirnya bisa berangkat ke Tanah Suci setelah 15 tahun menunggu.
Orang tua Ashila mendaftarkannya untuk berangkat haji sejak ia masih duduk di bangku kelas 6 SD.
"Bahagia sekali," ujarnya tentang ibadah yang akan dilakoninya.
Baca Juga: Pemkot Jogja Fasilitasi Transportasi Jemaah Haji Menuju Embarkasi YIA
Ashila mengaku akan fokus menjalankan ibadahnya. Ia berangkat bersama ibunya yang berusia 53 tahun.
Ia sudah mempersiapkan segala kebutuhan, mulai dari fisik hingga perlengkapan ibadah melalui arahan KBIH.
Baginya, bisa berangkat di usia muda adalah kesempatan besar untuk membantu jemaah lain yang lebih senior.
Jemaah termuda dan tertua
Ashila adalah salah satu jemaah muda asal DIY.
Meski demikian, ada lagi yang termuda. Ia adalah Fania Ulayah (14) asal Sanden, Bantul.
Data Kemenag DIY, Fania tercatat sebagai jemaah termuda tahun ini.
Baca Juga: Menggunakan Embarkasi Hotel, 3.830 Jemaah Haji DIY Siap Berangkat ke Tanah Suci
Ia berangkat menggantikan porsi almarhum orang tuanya.
Sementara itu, jemaah tertua adalah Mardijiono Kartosentono (102), seorang petani dari Piyungan, Bantul.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








