Jogja

Ketua DPW PKB DIY : Membangun Partai Ibarat Memajukan Daerah

Atiek Widyastuti | 1 Maret 2026, 10:05 WIB
Ketua DPW PKB DIY : Membangun Partai Ibarat Memajukan Daerah
Ketua DPW PKB DIY saat bersilaturahmi ke salah satu pengurus PCNU DIY.

Akurat.co, Jogja - Momen bulan Ramadhan dimanfaatkan pengurus DPW PKB DIY untuk menggelar safari 2026.

Dipimpin ketua DPW PKB DIY Umaruddin Masdar, silaturahmi kali ini ke Rois Syuriah dan Ketua PCNU se-DIY.

Menurut Umaruddin, safari silaturrahim menjadi agenda prioritas awal kepengurusan DPW PKB DIY periode 2026 - 2031. Setelah sebelumnya pengurus DPW PKB DIY telah bersilaturahmi dengan insan media, PW Muhammadiyah, PWNU DIY dan Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X.

"Silaturrahim disamping untuk mengenalkan pengurus baru. Juga untuk meminta masukan dan arahan agar langkah PKB ke depan benar-benar sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat," kata Umaruddin, Minggu (01/03/2026).

Baca Juga: Perkuat Politik Keumatan, DPW PKB DIY Silaturahim dan Taaruf ke PW Muhammadiyah DIY

Karena menurutnya, membangun partai pada hakikatnya sama dan sebangun dengan membangun dan memajukan daerah. Karena itu, untuk keberhasilan bersama dibutuhkan sinergi dan kolaborasi banyak pihak.

"Silaturrahim merupakan fondasi dari sinergi dan kolaborasi lahir batin antara PKB dan berbagai pihak yang telah disowani," ujarnya.

Ia menyampaikan, Rois Syuriah dan Ketua PCNU se-DIY mengapresiasi, menyambut baut dan bersyukur dengan kepengurusan DPW PKB yang baru dan optimis bahwa sinergi NU dan PKB ke depan akan lebih baik dan produktif untuk warga NU dan warga masyarakat DIY.

Baca Juga: Jaga Kerujukan Antar Umat Beragama, DPW BERANI PKB DIY Gelar Sarasehan Lintas Iman

“Dengan doa dan dukungan para kiai dan pengurus NU, juga pihak-pihak lain, DPW PKB yang baru ini akan melangkah dengan optimis untuk memenangkan rakyat dan memenangkan Pemilu 2029,” tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.