Hari Jadi ke-271 DIY, Gubernur dan DPRD DIY Tekankan Refleksi serta Kolaborasi Pembangunan
Akurat.co, Jogja - DPRD DIY menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Hari Jadi ke-271 DIY, Jumat (13/03/2026).
Hadir dalam kesempatan tersebut Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan seluruh bupati dan walikota di DIY.
Ketua DPRD DIY Nuryadi mengatakan, peringatan hari jadi ke-271 DIY menjadi momentum refleksi untuk memperkuat komitmen menjaga nilai-nilai keistimewaan Yogyakarta yang berakar dari sejarah, budaya dan konstitusi.
Menurutnya, usia 271 tahun menunjukkan kematangan Yogyakarta sebagai daerah yang telah melalui perjalanan panjang dalam kehidupan berbangsa dan berpemerintahan.
Baca Juga: DPRD DIY Imbau Wisatawan Update Cuaca Sebelum Berwisata di Libur Lebaran
“Semoga bertambahnya usia DIY semakin menambah semangat aparat dan seluruh warga untuk memajukan masyarakat Yogyakarta yang semakin sejahtera,” ujarnya.
Nuryadi juga menegaskan, momentum Hari Jadi DIY perlu dimaknai sebagai ruang introspeksi bagi seluruh pihak.
Ia menekankan, keistimewaan Yogyakarta bukan sekadar pemberian dari pemerintah pusat, melainkan lahir dari perjalanan sejarah panjang, termasuk komitmen Sri Sultan Hamengku Buwono IX yang menyatakan Yogyakarta berdiri di belakang Republik Indonesia pada awal kemerdekaan.
Menurutnya, latar belakang sejarah tersebut menjadi dasar lahirnya status keistimewaan Yogyakarta yang kemudian diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY.
Baca Juga: Komisi C DPRD DIY Soroti Jalur Alternatif yang Berlubang
Termasuk dukungan anggaran melalui Dana Keistimewaan (Danais) untuk menjaga dan mengembangkan nilai-nilai keistimewaan.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam pidatonya menegaskan, peringatan Hari Jadi DIY merupakan momentum untuk meneguhkan nilai historis, kultural dan konstitusional yang menjadi fondasi keistimewaan Yogyakarta.
Menurutnya, keistimewaan Yogyakarta lahir dari perjalanan sejarah, kesetiaan kepada bangsa, serta komitmen untuk mengamalkan nilai hamemayu hayuning bawana demi menjaga keselamatan dan kesejahteraan kehidupan bersama.
Pada peringatan tahun ini, Pemda DIY mengusung tema “Mulat Sarira, Jumangkah Jantraning Laku”. Menggambarkan ajakan untuk melakukan refleksi diri, berani melangkah maju, serta konsisten dalam menata masa depan pembangunan daerah.
Baca Juga: Komisi B DPRD DIY Dorong Ketahanan Pangan Pekarangan dan UMKM Lele di Timbulharjo Bantul
Peringatan Hari Jadi DIY sendiri dilaksanakan setiap 13 Maret sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Daerah DIY Nomor 2 Tahun 2024 tentang Hari Jadi DIY yang mengatur penyampaian pidato Gubernur sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari jadi daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









